Lost in Paradise

Beberapa hari yang lalu aku pergi ke suatu tempat untuk mengenang kalau aku pernah ke tempat itu. 4 tahun lamanya berusaha memilah apa harus diperjuangkan dan tidak. Terdampar di daerah yang jauhnya sekitar 182 km dari tempatku tinggal, tahu kalau aku pernah berada di tempat yang tepat.

Jatinangor bukanlah sekedar tempat, melainkan ia adalah buku yang harus diisi dengan pengalamanmu seharian penuh disana. Tempat yang mengajarkan seorsng mahasiswa untuk sekedar mencari suapan nasi untuk menghidupinya dalam beberapa jam kedepan, ataupun mencari pengalaman cintanya, agar seperti terlihat novel.

Beberapa hari itu aku akhirnya menemukan 'ide' untuk menulis kembali, tentang proses bagaimana aku mengenal desa itu yang di bandung-bandungkan oleh beberapa orang disekitarku. Menulis kembali kenangan yang aku alami disana, hampir setiap saat aku selalu mabuk di tengah jalan berfikir untuk kembali jalan pulang.

Menganalogikan Jatinangor, seperti mengungkapkan perasaan cinta, yang seakan membuatmu jatuh bangun menghadapinya. 

Teruntuk Jatinangor, terima kasih telah menghidupkan jiwa yang belum pernah aku temukan sebelumnya. Kenangan ini akan ku siratkan lewat buku special untukmu.

Comments