Manusia menetap pada sesuatu yang rindang, menutupi diri dari sesuatu yang terkadang manusia menolak untuk menerimanya. Manusia melihat, mendengar, dan mencari apa yang bisa diharapkan dapat membantunya melihat apa berikutnya. Manusia terus dalam proses menjadi, daripada sesuatu yang tetap. Manusia kerap kali memberikan sumbangsih terhadap hal yang sebetulnya problematis terhadap hidupnya. mereka akan menantang, bahkan menghancurkan kepada tiap-tiap objek yang menutup hal yang dilakukannya.
Manusia adalah aku, yang memaksa untuk melakukan dan mencari sebongkah harapan di esok harinya. Aku menolak tidur di malam hari, yang entah akan seperti apa berikutnya. Kedepannya? Apalagi. Aku akan menetap terus pada hari ini, yang tidak berharap seperti apa kemudiannya. Aku adalah yang menetap pada sesuatu yang rindang itu. Menghindar bahkan, akan sesuatu yang menghalangi perjalanan menuju kehampaan ini.
Comments
Post a Comment