Mungkin kamu sering membayangkan bahkan menulis setiap kalimat untuk harapanmu kelak masa depan nanti, bahkan hanya sekedar dijadikan obrolan sore dengan kekasih atau kawan dekatmu, berandai-andai kalau masa depanmu itu dengan Mercedes Benz yang kamu kendarai.
Banyak orang yang berfikir bahwa dengan berandai-andai akan membawa pada semangat yang baru untuk hari esok. Banyak yang mengetahui bahwa omongan adalah doa, jadi dengan kamu berandai-andai semua akan terjadi dan itu sesuai dengan kehendak tuhan.
Ah, tapi aku membantah itu semua. Yang aku fikirkan adalah bagaimana kalau kamu menyajikan hari esokmu dengan lembaran baru, dengan cerita baru bahkan memori baru yang pastinya akan membawa perubahan baru pada siklus keseharianmu. Masa depan hanyalah fatamorgana, kelak kamu akan tahu beberapa tahun kedepan dengan keberadaanmu yang sekarang ini. Semisal kalau kamu sekarang adalah seorang guru, kamu akan tahu masa depanmu kelas untuk 1 atau 2 tahun kedepan dengan keadaanmu menjadi seorang guru ini.
Masa depan itu seperti roda, yang kelak berhenti dengan sendirinya karena kamu hanya sering berandai-andai. Kamu butuh yang namanya penggerak, penggerak untuk roda itu agar berputar. Seiring berjalannya waktu, penggerak roda itu akan tahu kemana ia harus pergi.
Maka, jadilah penggerak untuk roda itu layaknya kamu harus tahu apa yang harus kamu lakukan untuk esok hari. Seperti yang saya bilang di awal, masa depan hanyalah fatamorgana. Maka jadilah penggerak untuk masa depan itu dengan kamu membawa perubahan untuk hari baru di kemudian hari.
Selamat mengejar hari esok. Kejarlah, karena dengan itu kamu tahun roda dengan kecepatan apa yang harus kamu bawa.
Banyak orang yang berfikir bahwa dengan berandai-andai akan membawa pada semangat yang baru untuk hari esok. Banyak yang mengetahui bahwa omongan adalah doa, jadi dengan kamu berandai-andai semua akan terjadi dan itu sesuai dengan kehendak tuhan.
Ah, tapi aku membantah itu semua. Yang aku fikirkan adalah bagaimana kalau kamu menyajikan hari esokmu dengan lembaran baru, dengan cerita baru bahkan memori baru yang pastinya akan membawa perubahan baru pada siklus keseharianmu. Masa depan hanyalah fatamorgana, kelak kamu akan tahu beberapa tahun kedepan dengan keberadaanmu yang sekarang ini. Semisal kalau kamu sekarang adalah seorang guru, kamu akan tahu masa depanmu kelas untuk 1 atau 2 tahun kedepan dengan keadaanmu menjadi seorang guru ini.
Masa depan itu seperti roda, yang kelak berhenti dengan sendirinya karena kamu hanya sering berandai-andai. Kamu butuh yang namanya penggerak, penggerak untuk roda itu agar berputar. Seiring berjalannya waktu, penggerak roda itu akan tahu kemana ia harus pergi.
Maka, jadilah penggerak untuk roda itu layaknya kamu harus tahu apa yang harus kamu lakukan untuk esok hari. Seperti yang saya bilang di awal, masa depan hanyalah fatamorgana. Maka jadilah penggerak untuk masa depan itu dengan kamu membawa perubahan untuk hari baru di kemudian hari.
Selamat mengejar hari esok. Kejarlah, karena dengan itu kamu tahun roda dengan kecepatan apa yang harus kamu bawa.
Comments
Post a Comment